Introduction to SROI (Social Return of Investment)
Dikatakan bahwa ada sebuah peningkatan kesadaran di masyarakat bahwa kita harus menghitung-hitung nilai sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terdampak dari berbagai macam kegiatan kita sehari-hari. Dibutuhkan sebuah pengukuran yang lebih baik, efektif, dan dapat dimengerti oleh semua orang. Kita terbiasa mendengar diksi - ‘dampak’, ‘pengembalian’, ‘manfaat’, atau ‘nilai’ - dalam mengukur dengan baik dan efektif.
Pada dasarnya, kita mengukur perbedaan. Perbedaan antara situasi dahulu dengan situasi sekarang - apakah terjadi perubahan nilai atau tidak sama sekali?
Memahami dan mengelola nilai ini menjadi dirasa penting bagi sektor pemerintah dan swasta. Komunitas atau gerakan sosial ingin menciptakan nilai. Pemerintah membuat dan berinvestasi pada berbagai kegiatan untuk menciptakan nilai sosial. Para investor mencari kepastian bahwa investasi mereka dapat memberikan perbedaan, atau pelaku bisnis yang menyadari peluang dan risiko dari dampak operasi bisnis mereka. Dari keberagaman kepentingan ini, muncul suatu pemikiran tentang perlunya suatu konsistensi dan bahasa yang seirama ketika kita membicarakan nilai.
SROI (Social Return of Investment) adalah sebuah perangkat prinsip-prinsip dalam satu kerangka kerja yang didesain untuk membawa konsistensi tersebut, dan pada saat yang sama mengidentifikasi nilai apa yang memiliki perbedaan dan dampak di antara budaya dan masyarakat.
SROI sebagai alat kesetaraan nilai
Berdasarkan uraian di atas dapat dipahami bahwa SROI merupakan sebuah kerangka kerja (framework) yang mengukur dan menghitung perubahan dalam konsep nilai yang lebih luas. Ia mengurangi ketidaksetaraan (inequality), dan mengurangi degradasi lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan dengan menggabungkan dana dan manfaat dari aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi.
Terdapat dua tipe dari SROI, yaitu, SROI evaluatif dan SROI Prakira (forecast). SROI evaluatif dilakukan dengan melihat kejadian di masa lampau dan berdasarkan hasil aktual yang telah terjadi. Sedangkan SROI prakira adalah kegiatan memperkirakan berapa banyak nilai sosial yang akan dibuat jika kegiatan memenuhi hasil yang diinginkan.
7 Prinsip SROI
Tujuh prinsip dari SROI yang penting untuk dikenali antara lain: melibatkan pemangku kepentingan, memahami apa yang berubah, nilailah hal yang diprioritaskan, hanya berikan input yang penting, jangan klaim berlebih, transparan, dan selalu periksa ulang hasil.
Dalam melakukan kegiatan SROI ada beberapa tahap yang rutin biasa dilakukan:
- Membuat scope dan indentifikasi pemangku kepentingan
- Memetakan hasil (ooutcomes) ke dalam bentuk impact map
- Mengoleksi dan memberi nilai data
- Mengurasi data yang penting
- Kalkulasi SROI
- Pelaporan, Implementasi, dan penanaman nilai.
Untuk memahami lebih dalam dan lengkap mengenai Social Return On Investment (SROI), silahkan akses situs Social Value UK (socialvalueuk.org).

Comments
Post a Comment